Draxler Pertanyakan Taktik Emery, Setelah PSG Kembali Ditaklukkan Real Madrid

Infopialadunia – Draxler Pertanyakan Taktik Emery, Setelah PSG Kembali Ditaklukkan Real Madrid. Salah pemain milik dari Paris Saint Germain yakni Julian Draxler telah mempertanyakan alasan dari taktik yang telah diterapkan oleh Unai Emery. Hal ini sendiri terjadi usai PSG kembali harus dikalahkan Real Madrid, yang akhirnya membuat tim nya tersingkir di 16 besar Liga Champions.

 

Seperti yang diketahui bahwa Draxler hanya menjadi pemain pengganti kala PSG harus takluk 1-2 di Parc Des Princes dalam pertandingan leg kedua. Kekalahan ini pun dipastikan telah mengirim Les Parisiens keluar dari kompetisi elite, sama seperti musim lalu juga.

 

PSG sendiri sempat memulai pertandingan dengan sebuah misi agar bisa menang, dengan setidaknya bisa meraih kemenangan dengan skor 2-0. Namun diluar dugaan pun  Les Parisiens justru kebobolan lebih dulu lewat gol Cristiano Ronaldo di awal babak kedua.

 

Tidak sampai disitu saja, usai dari ketinggalan satu gol dari Real Madrid. PSG malah harus bermain dengan 10 orang pemain saja, hal ini juga dikarenakan Marco Verratti yang harus menerima kartu kuning kedua yang akhirnya membuat dirinya harus menerima kartu merah.

 

Namun walaupun sempat bermain dengan 10 pemain saja, PSG mampu untuk mengimbangi permainan dari Real Madrid dan malah mereka mampu mencetak satu gol lewat dari Edinson Cavani di menit ke-71. Sebelum Draxler masuk menggantikan Angel Di Maria lima menit kemudian.

 

Akan tetapi memasuki menit ke-80 pertandinga berjalan, Real Madrid mampu untuk menyudahi perlawanan dari PSG setelah Casemiro menperlebar keunggulan Los Blancos menjadi 1-2. Agregrat pun menjadi 5-2 untuk keunggulan dari wakil dari Spanyol tersebut. Dan dikala kekalahan ini pun, Draxler mengaku bingung dengan strategi yang diterapkan pelatih Unai Emery. Menurut Draxler, PSG seharusnya menekan sejak awal demi mengejar dua gol.

 

“Kami tampil begitu kurang maksimal secara keseluruhan, dan itu sangat pun membuat kami begitu sulit menerima bahwa kami benar-benar telah gagal,”ungkap Draxler setelah pertandingan berakhir kepada ZDF.

 

“Kami kan punya target-target besar. Seluruh kota sangat bersemangat, kami juga bersemangat tapi kemudian kami bermain tanpa apapun, tanpa ledakan. Bukan begitu cara mengalahkan Real Madrid.”tambah pemain Timnas Jerman tersebut.

 

“Saya lihat dia (Unai Emery) hanya ingin kami menang penguasaan bola saja, namun menurut saya hal itu tidak berarti apa-apa. Seharusnya kami harus bisa menekan Real Madrid, karena kami memang tengah mengejar agregrat ketinggal 1-3,  bukan cuma mengoper bola saja untuk mengharapkan Anda mencetak gol. Kupikir kami harus menekan lawan dari awal tapi kami tidak melakukannya, jadi kami pantas tersingkir,” sambung pemain Timnas Jerman ini.

 

“Saya benar-benar tidak bisa memahami nya. Walaupun sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1, namun itu tidak berarti apa-apa lagi. Karena itulah mengapa saya berpikir lebih baik untuk bisa terus menekan dan menyerang, tapi saya tidak tahu apa yang terjadi disana. Bagaimana pun saya kecewa, terkejut dan rasanya tidak enak,”tambah lagi dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *