Hubungan Presiden Inter Milan Dan Suning Grup Kembali Memanas

Infopialadunia – Hubungan Presiden Inter Milan Dan Suning Grup Kembali Memanas. Belum lama ini telah dikabarkan bahwa hubungan dari Suning Group dan Presiden dari Inter Milan yakni Erick Thohir, kembali lagi mulai tak harmonis. Dan kabar nya posisi dari Thohir telah menimbulkan kekacauan di tubuh dari Nerazzurri.

 

Oleh karena hal itu lah, pihak dari Suning Group ingin mengambil alih sepenuhnya kepemilikan mereka terhadap Inter Milan. Kabarnya lagi, pihak mayoritas dari pengusaha asal China itu ingin menbeli 30 saham dari milik Erick Thohir di Inter Milan. Namun, pengusaha asal Indonesia itu seperti nya tak berniat untuk melepas miliknya begitu saja. Kabar nya Presiden dari Inter Milan itu menuntut harga yang mencapai 200 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun untuk 30% saham nya.

 

Hal ini lah yang menbuat hubungan kedua kubu tersebut kembali lagi tak harmonis, sebab pihak dari Suning Group disebutkan hanya bersedia untuk menbayar sisa saham yang dimiliki oleh Erick Thohir dengan harga yang mencapai 42,5 juta euro atau Rp 680,3 miliar saja.

 

Sejak saat itu pun, Investasi Suning Group di Inter Milan melambat beberapa waktu terakhir, bahkan mereka harus berutang 300 juta euro untuk meningkatkan modal. Bahkan, karena hal ini, Nerazzurri dikabarkan tidak akan mendapatkan kucuran dana untuk belanja pemain pada bulan Januari yang akan datang.

 

Efeknya pun investasi ke pihak Inter Milan tidak akan berlimpah seperti sebelumnya, oleh karena itu. Pihak dari Nerazzurri harus menjual pemain terlebih dahulu sebelum bisa membeli pemain baru pada bursa transfer musim dingin pada Januari musim depan.

 

Thohir mengakuisisi saham Inter Milan pada bulan Oktober 2013 silam. Namun, dia telah telah menjual 70 persen sahamnya kepada Suning Grup dengan nilai 270 juta euro pada tahun 2016 yang lalu. Pihak Suning Grup kemudian ingin mengakuisisi kepemilikan Inter secara penuh.

 

Namun Thohir sejauh ini masih menjabat sebagai Presiden dari Inter Milan, walaupun hanya memiliki 30% saham saja. Dan kondisi ini pun menbuat  manuver-manuver yang hendak di lakukan oleh Suning Grup jadi terbatas. Apalagi Erick Thohir sejauh ini belum berkontribusi untuk masa depan Inter Milan yang lebih baik. Untuk alasan ini Suning menganggap dirinya adalah penghambat dari beberapa rencana klub untuk kedepan nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *