Komitmen Guardiola Untuk Bina Pemain Muda City Kembali Dipertanyakan

Infopialadunia – Komitmen Guardiola Untuk Bina Pemain Muda City Kembali Dipertanyakan. Seperti yang diketahui bahwa dulu sosok dari Josep Pep Guardiol dikenal dengan kesuksesan nya dalam mengorbitkan pemain muda tim seperti saat masih di Barcelona. Namun tetapi semua ini tak serupa di Manchester City, hal ini pun membuat komitmen nya untuk mengembangkan pemain muda akademi pun dipertanyakan.

 

Dulu saat masih menjadi kepala pelatih Barcelona, beberapa pemain hasil binaan Blaugrana berhasil dipromosikan untuk bisa menjadi pemain inti klub. Sebut saja beberapa nama seperti  Sergio Busquets, Pedro Rodriguez, Thiago Alcantara, Sergi Roberto, Marc Bartra, Rafinha, Gerard Deulofeu, Cristian Tello. Bahkan dari beberapa nama itu, malah menjadi tulang punggung dari Barcelona.

 

Akan tetapi kebiasaan dari pelatih berkepala plontos itu seperti nya tidak berlanjut bersama dengan Manchester City, pria asal Spanyol itu lebih sering berbelanja pemain baru daripada memberi kesempatan kepada pemain akademi milik dari The Citizens. Seperti yang diketahui juga bahwa dalam empat bursa transfer yang telah dia lewati sebagai pelatih anyar dari Manchester City. Pep Guardiola lebih memilih untuk menghabiskan dana menbeli pemain yang berstatus bintang.

 

Guardiola sangat jarang memainkan pemain binaan City sebagai starter. Kelechi Iheanacho yang sempat tampil menjanjikan telah dijual. Praktis saat ini pemain muda City yang tersisa di tim utama tinggal Tosin Adarabioyo, Phil Foden, Brahim Diaz, dan Lukas Nmecha. Tapi, kesempatan main untuk mereka juga sangat terbatas.

 

Menurut dari pelatih anyar dari Burnley yakni Sean Dyche yang juga telah menyatakan hal serupa, ia menggangap bahwa Pep Guardiola telah meninggalkan filosofi dalam mengembangkan pemain muda. Namun menurut pelatih dari Burnley itu lagi, hal itu dimaklumi jika melihat tuntuntan dari pihak klub terhadap pelatih asal Spanyol, yang harus secara instan menberikan trofi juara.

 

“Saya meilhat mereka adalah tim bagus, tak ada keraguan sedikit pun soal itu. Saya pikir sekarang situasinya berbeda. Anda mengumpulkan pemain-pemain top, jika tidak di dunia maka di Eropa, membentuk mereka menjadi sebuah tim. Mungkin sangat berbeda dengan beberapa tim lain seperti Manchester United yang kala itu masih ditangani oleh Sir Alex Ferguson, namun sekarang ini pemikiran dari tiap klub sudah berbeda. Hal ini juga dikarenakan ada nya tuntutan dari Liga Inggris yang semakin tinggi.”¬†ujar Dyche seperti yang dikutip situs sbobet terpercaya.

 

“Dulu saya sangat ingin ucapan Pep Guardiola kala masih berada di Barcelona, kala itu telah menyatakan kenapa membeli pemain kalau Anda bisa memainkan pemain-pemain muda. Namun semua berbeda kala sudah berada di Manchester City, mereka hanya inginkan pemain yang sudah siap jadi, daripada menpromosikan pemain akademi dan bisa masuk tim skuat utama The Citizens,”tegas Dyche lagi kepada Sky Sports.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *