Mantan Pelatih Timnas U-19 Tolak Tawaran Dua Klub Liga 1

Infopialadunia – Mantan Pelatih Timnas U-19 Tolak Tawaran Dua Klub Liga 1. Indra sjafri yang telah melepaskan jabatan nya sebagai kepala pelatih untuk Timnas U-19 tersebut, belum lama ini telah menerima beberapa tawaran dari klub Liga 1. Namun tawaran dari beberapa klub tersebut telah ditolak oleh Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

 

Seperti yang diketahui, Indra Sjafri tidak lagi ditugaskan untuk menjadi pelatih dari Timnas Indonesia U-19 oleh dari itu federasi PSSI. Kemudian menberikan tugas baru bagi pelatih asal Padang tersebut.

 

Indra Sjafri diberi tugas baru yakni menjabat sebagai ketua tim seleksi Bintang Timur Academy, yang akan nanti menbantu mencari atau menyeleksi pemain-pemain muda bertalenta yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Olimpiade 2024. Walaupun tugas dari detail baru akan dibeberkan pihak dari PSSI pada Desember nanti.

 

Akademi sepak bola itu sendiri dibuat, karena untuk menjalankan program-program pembinaan dengan semboyan membangun harapan di tanah perbatasan.

 

Indra Sjafri nantinya akan juga dibantu oleh beberapa pelatih berlisensi lainnya salah satunya Heri Kiswanto yang terakhir melatih Persela Lamongan. Maka dari hal itu Pelatih asal kelahiran Padang yang pernah menbawa Timnas Indonesia U-19 berhasil menjuarai Piala AFF U-19 pada tahun 2013 tersebut, telah menolak dari tawaran klub Liga 1 tersebut.

 

“Saya sudah menolak untuk melatih dua klub Liga 1. Hari ini, saya sudah menolak satu tim. Mengenai klub mana yang telah mengajukan tawaran tersebut, saya tidak bisa mengatakan nya lebih lanjut dan saya tidak akan menjelaskan alasan nya juga,” ujar eks pelatih Timnas Indonesia U-19 itu di Jakarta, Rabu (29/11/2017) kepada agen sbobet casino.

 

Indra mengatakan keputusan itu diambil agar dapat bisa berfokus dalam pembinaan usia dini. Pelatih asal Padang itu juga dipercaya untuk membantu Bintang Timur Academy di NTT dalam menyeleksi pemain.

 

“Saya melihat banyak potensi yang bagus didaerah tersebut, namun jika tidak dikelola dengan baik maka akan sia-sia. Maka dari itu mengapa saya lebih fokus untuk akademi tersebut,”ungkap Sjafri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *