Piala Liga Inggris Akan Dijajal Format Baru Adu Penalti

Infopialadunia – Piala Liga Inggris Akan Dijajal Format Baru Adu Penalti. Statistik menunjukkan sistem terkini menguntungkan tim penendang pertama. Kini format baru mulai diujicobakan agar adu penalti berjalan lebih adil. Dan format baru adu penalti akan dijajal di tiga ajang gelaran English Football League (EFL), termasuk Piala Liga Inggris. Seperti apa formatnya?

 

Di sepakbola sekarang ini, format adu penalti yang dikenal adalah ABAB. Format ini berarti tim yang menendang pertama akan bergantian satu per satu dengan tim lawannya secara berurutan. Faktanya, statistik menunjukkan adu penalti dengan format terkini lebih menguntungkan tim penendang pertama dan sebagaimana diketahui, kubu mana yang berhak menendang dahulu diputuskan melalui undian koin.

 

Berdasarkan hasil riset, ternyata sebuah tim mempunyai persentase kemenangan mencapai 60 persen apabila memperoleh giliran sebagai penendang pertama. Guna lebih menyetarakan peluang kedua kubu sekaligus membuat penalty shoot-out berjalan lebih “adil”, badan tertinggi sepakbola Eropa, UEFA, mencetuskan rencana untuk mengubah format adu penalti. Sistem baru ini disebut ABBA.

 

Federasi yang sekarang dipimpin presiden Aleksander Ceferin itu membuat terobosan dengan memperkenalkan aturan baru yang menyerupai sistem tie-break di cabang tenis. Sesuai namanya, dalam regulasi anyar, misalkan penalti pertama diambil tim A, maka dua penalti setelahnya menjadi milik tim B, sebelum tim A mendapat giliran lagi untuk sepasang penalti berikut, dan seterusnya. A, B, B, A.

 

Sebagaimana sistem terkini, masing-masing tim akan memperoleh jatah lima tendangan dan dilanjutkan dengan sudden death bila skor masih berimbang sesudahnya. Penentuan tim mana yang menendang pertama tetap menggunakan undian koin. Format baru ini rencananya akan diterapkan di ajang-ajang di bawah otoritas EFL yakni Piala Liga Inggris, EFL Trophy, dan laga-laga play-off liga mulai dari divisi Championship, League One, dan League Two pada musim 2017/2018.

 

“Kami menyambut inovasi di EFL dan saya senang melihat bahwa EFL mampu menjalankan perannya dalam sebuah pengembangan penting sepakbola,” ujar Chief Executive EFL Shaun Harvey dikutip Soccerway.

 

“IFAB telah mengidentifikasi teori bahwa urutan sepakan penalti yang sekarang ini berpotensi memberikan keuntungan tak adil untuk tim yang mengambil sepakan pertama. Jadi kami ingin melihat apakah sistem yang baru punya dampak ke salah satu isu yang paling dibahas di sepakbola.”

 

“Kami semua ingin pertandingan sepakbola ditentukan dengan cara yang adil dan konsisten, dan saya yakin sistem baru akan memberikan dinamika menarik ke penuntasan pertandingan-pertandingan di kompetisi kami jika diperlukan,” ujar Harvey.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *