Rui Patricio Ingin Kontraknya Dihentikan Karena Merasa Diperas

Infopialadunia – Rui Patricio Ingin Kontraknya Dihentikan Karena Merasa Diperas. Penjaga gawang Sporting Lisbon, Rui Patricio, yang dilaporkan menjadi target transfer untuk Wolves, telah meminta kontraknya untuk diakhiri, dengan presiden klub Bruno de Carvalho menuduh agen Jorge Mendes “memeras” atas situasi tersebut.

 

Patricio yang berusia 30 tahun telah menulis dokumen 34 halaman yang menjelaskan mengapa dia ingin meninggalkan Sporting, menuduh Carvalho mengubah penggemar untuk melawan tim setelah pemain dan staf diserang pada sesi pelatihan pada bulan Mei. Carvalho juga telah menangguhkan 19 pemain klub setelah kekalahan Liga Eropa melawan Atletico Madrid.

 

Dalam dokumennya, Patricio menulis: “Dengan segala hormat kepada rekan-rekan saya yang memahami bahwa mereka memiliki persyaratan untuk melanjutkan… Saya mengerti bahwa saya tidak memilikinya dan bahwa saya tidak dapat diminta untuk mempertahankan hubungan kontrak. Saya telah mengalami kekerasan psikologis dan kekerasan fisik, yang merupakan alasan bagi saya untuk bebas dari kontrak dengan Sporting Clube de Portugal.”

 

Beberapa laporan mengatakan Wolves telah mencocokkan tawaran €18 juta yang diajukan oleh Napoli sebelum perubahan manajemen, dengan Carlo Ancelotti menggantikan Maurizio Sarri. Tetapi ketika berbicara kepada para wartawan, Carvalho justru menuduh Mendes berusaha memanipulasi perundingan.

 

“Saya ingin memberi tahu anda bahwa Sporting bernegosiasi dengan Jorge Mendes, yang mengatakan bahwa ada proposal dari Napoli, tetapi sementara itu sampai pergantian pelatih berakhir dengan mendinginkan minat itu dan kemudian Wolves muncul,” kata Carvalho yang dikutip situs agen poker.

 

“Tangan kanan Jorge Mendes menelepon kami pada pukul 11 ​​malam dan menanyakan posisi Sporting saat ini. Dari €18 juta, Jorge Mendes menginginkan €7 juta  dan kami bilang tidak. Jorge Mendes ingin memanfaatkan situasi, yang dimana hal itu merupakan kejahatan. Olahraga tidak bisa berada di bawah ketakutan, di bawah pemerasan ataupun di bawah ancaman.”

 

Perusahaan agen Gestifute membantah tuduhan itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan: “Pada konferensi pers mengenai penghentian kontrak yang disebabkan oleh pemain Rui Patricio, presiden dari Sporting CP menuduh Gestifute sebagai pemerasan (membayar kami lebih dari €7 juta  atau tidak ada kesepakatan). Hal itu tidak benar sama sekali.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *