Usai Gagal ke Piala Dunia, Bravo akan Pensiun?

Infopialadunia – Usai Gagal ke Piala Dunia, Bravo akan Pensiun? Setelah Timnas Chile gagal melanjutkan langkah mereka di Piala Dunia 2018, Claudio Bravo mengungkap kan bahwa dirinya sangat kecewa berat. Kiper yang kini berusia 34 tahun tersebut pun menyatakan akan memikirkan masa depan nya di timnas, apakah akan lanjut atau memutuskan untuk pensiun.

 

La Roja yang merupakan julukan dari Chile, harus puas finis keenam di klasemen zona Amerika Selatan usai dibekap Brasil 0-3, Rabu (11/10/2017) pagi WIB. Seperti diketahui, hanya empat tim teratas yang lolos otomatis ke Rusia sedangkan peringkat kelima akan melakoni laga playoff interkontinental. Kekecewaan tentunya untuk Chile mengingat mereka mengawali kualifikasi dengan mantap termasuk mengalahkan Brasil. Apalagi Chile berstatus sebagai juara Copa America dalam dua edisi terakhir.

 

Rakyat Chile pun berduka karena tak bisa menyaksikan aksi Alexis Sanchez, Arturo Vidal, dan Claudio Bravo di Piala Dunia. Sebagai bentuk tanggung jawab, Pizzi pun memilih mundur dari kursi kepelatihan. Dan kini Chile hanya bisa meratapi nasibnya, Bravo menilai tidak seharusnya tim nya bisa gagal dan dalam posisi terjepit di waktu yang krusial tersebut.

 

“Aku lebih dari capek, aku sedih, kami bikin sulit diri sendiri. Kami seharusnya sudah mengamankan tempat sebelum pertandingan ini. Pada waktunya kami mencoba mendesak, sudah terlambat.” ucap pesepakbola berusia 34 tahun ini kepada La Tercera, yang dikutip ESPNFC yang dikutip agen resmi sbobet.

 

Bravo menjalani debut bersama Chile pada 2004 saat usianya masih 21 tahun. Selama lebih dari satu dekade, Bravo telah mengoleksi 119 penampilan.

 

“Sulit ketika hal-hal semacam ini terjadi. Tapi hidup harus terus berlanjut. Siapa saja yang berada di sini (pemain dan pelatih), kami harus terus berlanjut dengan cara ini dan berjuang.” ungkap kiper Manchester City itu.

 

“Aku akan butuh waktu untuk berpikir. Empat tahun lagi membuat Anda sangat lelah. Banyak hal akan diputuskan dalam ketenangan, aku harus berbicara dengan orang-orang penting sebelum mengambil keputusan. Apakah aku atau pelatih (Pizzi) atau tidak, kami harus terus melanjutkan langkah yang sama, selalu memiliki sebuah peran utama. Kewajiban untuk tim seharusnya berada setinggi mungkin,” Bravo menambahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *